Featured Metro

Masyarakat Diajak Menolak Kejahatan Preman dan Aksi Premanisme

Tolak Aksi Premanisme
SOSIALISASI – Puluhan jamaah Masjid Al Muhajirin, Jalan Bahagia, Padukuhankraton, Pekalongan Utara, mengikuti sosialisasi Operasi Bina Kusuma 2017 yang dilaksanakan Satgas Binluh dari Sat Binmas Polres Pekalongan Kota, Kamis (23/4) malam.
WAHYU HIDAYAT

Dari sosialisasi Operasi Bina Kusuma 2017 di Masjid

Operasi kepolisian secara serentak yang melibatkan fungsi Binmas sebagai leading sector, didukung fungsi kepolisian lainnya seperti Intelijen, Serse, dan Sabhara bernama Operasi Bina Kusuma Candi 2017 sudah dimulai sejak Selasa (11/4) lalu. Benarkah? WAHYU HIDAYAT, MASJID AL MUHAJIRIN

Selain digelar dalam bentuk operasi atau razia di sejumlah lokasi, Operasi Bina Kusuma dengan sasaran memberantas aksi premanisme ini juga digelar dalam bentuk pembinaan dan penyuluhan kepada berbagai kalangan masyarakat.

Salah satunya, dengan mengadakan sosialisasi kepada jemaah dan pengurus masjid, sebagaimana yang dilaksanakan di Masjid Al Muhajirin di Jalan Bahagia, Kelurahan Padukuhankraton, Pekalongan Utara, Kamis (13/4) mulai pukul 19.30 hingga 20.30 WIB.

Petugas dari Satgas Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) Sat Binmas Polres Pekalongan Kota memberi pembinaan serta sosialisasi kepada puluhan orang anggota Jamaah Yasin Tahlil Masjid Al Muhajirin. Kegiatan dipimpin KBO Sat Binmas Iptu Suparji KBO Sat Binmas, beserta Ipda Seno Ajang dan Aiptu Widiyatmoko.

Pada kegiatan itu, masyarakat diajak untuk turut serta menyukseskan Operasi Bina Kusuma, dengan ikut menolak kejahatan preman dan aksi premanisme.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi melalui KBO Sat Binmas Iptu Suparji mengatakan, Operasi Bina Kusuma 2017 berlangsung dari 11 April sampai dengan 25 April mendatang. “Sasaran operasi ini, antara lain para preman. Selain itu, orang-orang yang sudah membuat resah karena melakukan aksi-aksi premanisme,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, Operasi Bina Kusuma juga termasuk Operasi Kepolisian guna mendukung Operasi Ramadnia 2017, yang akan digelar pada bulan Ramadan mendatang.

“Harapanya agar ketika Bulan Ramadan tiba, warga masyarakat di Kota Pekalongan sudah terbebas dari ancaman atau gangguan aksi-aksi premanisme. Dengan demikian situasi kamtibmas akan tetap aman kondusif, dan warga akan lebih khusuk dalam menjalankan Ibadahnya,” terangnya.

Acara di Masjid Al Muhajirin sendiri dihadiri KH Nurhamid selaku Imam Rowatib, dan kurang lebih 25 orang jamaah masjid.

Sosialisasi Operasi Bina Kusuma itu mendapat respon positif dari seluruh jamaah yang hadir.

Hanya saja diakui bahwa nama Operasi Bina Kusuma masih terasa asing di telinga para jamaah. Namun setelah dijelaskan panjang lebar oleh pemateri, mereka jadi paham dan siap mendukung operasi tersebut.

“Para jamaah berharap semoga Operasi Bina Kusuma ini bisa berdampak positif, dan mampu menekan kejahatan yang ada di Kota Pekalongan,” terangnya. (*)

Penulis: Wahyu Hidayat & Redaktur: Abdurrahman