Featured Metro

Target Bisa Bertahan di Liga 2 Saja Sudah Bersyukur

Lauching Persip
SIAP TEMPUR – Para pemain Persip Pekalongan mengenakan jersey baru, dalam launching tim sebelum pertandingan uji coba melawan Persikabo Bogor, Selasa (18/4) di Stadion Hoegeng.
M. AINUL ATHO’

Dari Acara Launching Tim Persip Pekalongan

Tim Persip Pekalongan yang akan mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2017, secara resmi dilaunching Selasa (18/4) di Stadion Hoegeng. Seperti apa? M. AINUL ATHO’, Stadion Hoegeng.

Launching tim yang dihadiri oleh Wakil Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz, dan Ketua Komisi C DPRD Kota Pekalongan, Sudjaka Martana, dilakukan jelang laga uji coba melawan Persikabo Bogor.

Launching diawali dengan pengenalan jersey resmi Persip yang akan digunakan selama kompetisi musim ini. Selanjutnya, juga dilakukan pengenalan seluruh pemain di skuad Persip, jajaran pelatih dan manajemen Persip Pekalongan. Setelah foto bersama, launching tim dipuncaki dengan tendangan pertama yang dilakukan oleh Wakil Walikota Pekalongan, dan dilanjutkan dengan pertandingan uji coba melawan Persikabo Bogor dengan hasil akhir 3-2 untuk kemenangan Persip.

Resmi dilaunching, manajemen menyatakan bahwa Laskar Kalong sudah siap tempur untuk menjalani kompetisi musim ini. Mulai dari kesiapan tim, kesiapan teknis dan non teknis.

Dari segi non teknis, Persip didukung satu apparel nasional yakni Oweltee yang akan menyediakan seluruh kebutuhan kostum tim. Persip juga sudah dipastikan mendapat dukungan dana segar dari Kospin Jasa yang sudah meneken kerjasama untuk menjadi sponsor utama Laskar Kalong musim ini.

Manajer Persip Pekalongan, Budi Setiawan menuturkan, adanya sponsor utama yang siap mendukung Persip membuat manajemen menjamin Persip dapat mengarungi kompetisi dengan baik dan terhormat. “Untuk nominalnya memang itu privasi. Tapi yang jelas kami siap untuk membackup pendanaan Persip sampai kompetisi selesai,” tegasnya.

Dengan persiapan dan dukungan yang cukup, Wawan, sapaan akrabnya, makin yakin dengan target agar Persip dapat bertahan di Liga 2 untuk musim selanjutnya. Target tersebut dianggapnya cukup realistis melihat kondisi Persip saat ini. “Kami realistis saja karena untuk masuk ke Liga 1 dibutuhkan banyak persiapan. Meski sama-sama profesional, namun Liga 1 membutuhkan lebih banyak hal. Kita akan step by step dulu, bangun pondasi, kalau sudah mapan baru bisa menargetkan untuk naik kasta,” jelas pria yang juga angota DPRD Kota Pekalongan tersebut.

Sementara dari segi teknis, Pelatih Persip, Didik Listiyantoro mengatakan bahwa persiapan tim sudah mendekati 100 persen. Secara komposisi tim, ia menyatakan memang masih ada kebutuhan pemain untuk sektor gelandang dan bek. “Mungkin masih butuh tambahan pemain untuk gelandang dan bek, karena kami rasa masih kurang,” katanya.

Sehingga adanya uji coba melawan Persikabo Bogor sore itu juga memberikan gambaran bagaimana kesiapan tim. Dalam pertandingan yang berakhir 3-2 untuk Persip tersebut, Didik menyatakan bahwa sektor belakang masih menjadi kekurangan. Hal itu terlihat dari dua gol lawan yang tercipta karena murni kesalahan tiga pemain belakang Persip.

“Tadi di babak pertama kami juga sudah menurunkan winning¬† team. Babak kedua kami ganti seluruhnya untuk mencari alternatif sebagai antisipasi jika dalam kompetisi ada pemain yang tidak bisa tampil. Untuk formasi, saya tetap akan menggunakan 3-5-2 yang sudah saya terapkan dalam beberapa kali pertandingan uji coba,” ucap Didik.

Menjelang pertandingan pertama Persip pada 22 April mendatang melawan Persibas Banyumas, Didik melihat kesiapan mental tim harus diutamakan. Sebab, laga home pertama akan menjadi acuan untuk laga-laga selanjutnya. Jika bisa meraih poin penuh dalam laga pertama maka moral pemain dapat terangkat, sehingga lebih enjoy mengarungi laga berikutnya.

Dengan seluruh persiapan yang sudah dilakukan, Wakil Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz berharap agar Persip bisa membawa semangat baru untuk mengarungi kompetisi. Sehingga Persip dapat menjalani kompetisi dengan baik sampai akhir. “Untuk target, kami realistis saja bisa bertahan di Liga 2 kami sudah bersyukur,” tuturnya.

Mengenai dukungan Pemkot terhadap Persip, ia menyatakan bahwa Pemkot akan mencoba mengajak dan melakukan pendekatan terhadap pengusaha-pengusaha di Kota Pekalongan agar dapat ikut mendukung, dan berpartisipasi dalam mengembangkan kesebelasan kebanggaan masyarakat Kota Pekalongan tersebut. (*)

Penulis: M. Ainul Atho’ & Redaktur: Abdurrahman

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *