Kajen

Pulang Kuliah, Mahasiswi Dijambret

Lokasi Jambret
TKP – Anggota Reskrim Polsek Sragi tengah menunjukan lokasi korban terjatuh usai di Jambret di Jalan Desa Gebangkerep, Sragi kemarin.
TRIYONO

Korban Terluka Akibat Terjatuh

Akhir-akhir ini pelaku tindak penjambretan kerap terjadi di Kota Santri. Ironisnya pelaku yang tergolong nekat tedak segan-segan melukai korbannya.

Seperti yang terjadi di Jalan Raya Dukuh Banjardowo, Desa Gebangkerep, Sragi. Korbannya Siti Asiyah (43) warga Dukuh Gandulan lor Kecamatan Sragi. Korban babak belur lantaran sepeda motor yang dikendarai ambruk di tepi jalan. Akibat kejadian itu, korban harus kehilangan satu buah tas warna hitam yang berisi dompet warna coklat uang tunai sebesar Rp1 500.000 dan surat-surat seperti SIM C KTP kartu Askes ATM BRI kemudian satu buah handphone merk Samsung Galaxy J2 dengan nomor Sim Card 0856 0111 1051 5 No IMEI: 3549 21/ 07/ 46540 4/6 dan nomor imei 2 354922/ 07/46540 4/4 warna putih.

Data diketahui, penjambretan terjadi sekira pukul 16.30 wib, bermula korban yang baru selesai kuliah dan hendak pulang ke rumah dengan mengendarai sepeda motor lewat di jalan Bojong- Sragi. Sesampainya di jalan Dukuh Banjardowo Desa Gebangkerep, korban secara tiba-tiba dipepet oleh dua orang yang berboncengan dengan mengendarai sepeda motor matic warna merah.

Tak lama kemudian, salah satu dari mereka menarik tas milik korban yang diselempangkan di badan dan langsung kabur. Namun apes buat korban. Karena merasa kaget, korban kehilangan keseimbangan dan jatuh terperosok ke bahu jalan. Beruntung sesaat setelah kejadian, Khamin dan Rumingsi (31) warga Gebangkerep, Sragi melintas di lokasi dan menolong korban. Khamin akhirnya berusaha menghubungi keluarganya untuk dibawa ke rumah sakit.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Aries Tri Hartanto membenarkan terjadinya penjambretan. Menurutnya, kejadian itu dilaporkan Rabu (19/ 4) sekira pukul 08.00 WIB.

Pelapor Hasanudin, (49) Sekdes Kalijambe warga alamat Dukuh Gandulan lor Kecamatan Sragi atas kejadian pencurian dengan kekerasan. Adapun barang yang telah hilang telah dicatat kepolisian.

“Modus operandi pelaku dengan cara merampas barang di jalan ketika korban sedang mengendarai sepeda motor sendirian. Adapun kasus ini masih ditangani oleh anggota untuk dilakukan pengejaran para pelaku,” terangnya.

Atas kejadian itu, Kasubbag Humas mengimbau kepada masyarakat agar masyarakat yang akan bepergian untuk tidak membawa barang yang ditaruh ditas kecil, karena dapat mengundang pelaku kejahatan. (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Web - Honda_Efa September 2017