Dua Pekan, Elpiji 3 Kg Langka

0
114
Elpiji 3 Kg Langka
SULIT – Seorang ibu rumah tangga tampak kesulitan mencari gas elpiji tiga kilogram, kemarin.
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Sudah beberapa minggu terakhir, terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram bersubsidi di Kabupaten Pekalongan. Hal ini dikeluhkan sejumlah warga lantaran sulitnya mendapatkan gas elpiji isi tabung tiga kilogram atau gas melon tersebut.

Rani, salah seorang pemilik warung makan di Kajen, menuturkan, kelangkaan gas tabung 3 kg ini sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.

Ia mengaku sangat kesulitan memperoleh gas melon di setiap agen maupun warung. “Saya tadi pagi sudah keliling ke warung-warung, namun, tabung gas tiga kilogram ternyata kosong,” ujarnya.

Rani mengaku hampir putus asa karena tabung gas sangat diperlukan untuk memasak di tempat warung makan miliknya.

“Stres juga mas. Kalau tempat jualannya banyak, namun tidak ada barangnya. Saya berharap agar gas yang dicari warga dapat segera diselesaikan pemerintah. Sebab, jika masalah ini tidak selesaikan, maka harga di level bawah akan naik,” keluhnya.

Hal senada juga dikatakan warga Kedungwuni Timur, Khofiah (52), yang mengaku kesulitan mendapatkan elpiji sejak sekitar dua minggu lalu.

“Akibat kejadian ini saya terpaksa membeli ke warung untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kalau ada yang jual dengan harga Rp 20ribu per tabung pun saya berani. Daripada kesulitan seperti ini,” ucapnya.

Selain itu, salah satu pedagang eceran elpiji warga Kedungwuni, Sahroni (50) mengatakan, dirinya mengaku kesulitan mendapatkan pasokan tabung gas dari penyuplai.

“Sudah hampir 3 minggu lalu stok tabung gas terbatas. Sedangkan permintaan konsumen sangat membludak, apalagi sampai saat ini tidak ada pasokan. Berdasarkan informasi hal itu disebabkan lantaran akan ada pengalihan ke elpiji pink,” tandasnya. (yan)

Penulis: M. Hadiyan & Redaktur: Widodo Lukito

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY