Dikabarkan, Pusat Bakal Gelontorkan Rp8M

0
170
Jembatan Plengkung
JEMBATAN – Pasca penanganan darurat, jembatan aliran dari Bendung Pesantren Kletak ini sudah mampu mengairi 80 persen dari 3.500 hektar lahan sawah di tujuh kecamatan se Kota Santri.
MUHAMMAD HADIYAN

Perbaikan Saluran Jembatan Plengkung

Penanganan darurat terhadap talud jembatan talang air atau Jembatan Plengkung di Desa Surobayan, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan yang longsor pada tahun lalu sudah dilakukan. Pasca penanganan darurat itu, jembatan aliran dari Bendung Pesantren Kletak ini sudah mampu mengairi 80 persen dari sekitar 3.500 hektar lahan sawah di tujuh kecamatan se Kota Santri.

Kabarnya, untuk mengembalikan kondisi normal seperti semula, tahun ini pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana akan melakukan perbaikan pada saluran tersebut. Rencananya, anggaran sebesar Rp 8 miliar dari APBN akan digelontorkan untuk proyek ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Pekalongan, Bambang Pramukamto, mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh, tahun ini proyek untuk perbaikan pasca penanganan darurat di talud jembatan talang air itu akan dilaksanakan.

“Tahun ini kabarnya sudah bisa dilaksankan. Tapi saya sendiri belum tahu progresnya bagaimana. Apakah sudah mulai lelang atau belum. Karena ini kewenangan pusat,” terang Bambang, kemarin.

Sebelumnya, pemerintah daerah sudah melakukan penanganan darurat pada talud pasca longsor April 2016 lalu. Penanganan darurat itu sudah mampu memenuhi 80 persen kebutuhan air untuk ribuan hektar lahan persawahan di Kabupaten Pekalongan.

“Dulu sudah dilakukan penanganan darurat menggunakan drum-drum besar. Dulu pakai bronjong juga sudah,” tambahnya menjelaskan.

Dikatakan, perbaikan tersebut hanya dilakukan pada saluran airnya saja. Sedangkan konstruksi jembatan talang air peninggalan Belanda sejak 1917 tersebut kondisinya dinilai masih baik.

“Perbaikan ini dilakukan pada salurannya agar kembali normal seperti sediakala. Sebab, jembatan talang air atau jembatan plengkung, kondisinya masih baik-baik saja,” kata dia,” kata dia. (yan)

Penulis: M. Hadiyan & Redaktur: Widodo Lukito

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY