Mudik, Jalan Tol Bisa Dilalui

0
531
Jalan Tol Dilalui
FUNGSIONAL – Pada arus mudik lebaran 2017, Jalan Tol Pemalang-Batang ditargetkan untuk bisa dilalui bagi kendaraan kecil.
TRIYONO

Hanya Kendaraan Kecil, Sampai Semarang

Fungsional Jalan Tol Pemalang-Batang saat arus mudik Lebaran 2017 mendatang hanya diberlakukan bagi kendaraan kecli atau pribadi. Adapun fasilitas kini telah disiapkan oleh pihak rekanan Proyek Tol.

Teknik Pemalang-Batang Tol Road (PBTR), Zakaria, mengatakan bahwa secara fungsional progres jalan tol sudah mencapai 65 persen lebih. Jadi untuk sisanya 35 persen optimis bisa difungsionalkan selesai sampai 31 mei 2017 mendatang.

“Kita ditargert dari Kementrian ada sisa 40 hari lagi, jadi kita selalu mewanti-wanti untuk merapatkan dengan kontraktor kalau bisa kerja selama 24 jam. Untuk fungsional selama 24 jam, itu kita selalu koordinasi dengan pihak terkait,” terangnya.

Adapun rencananya untuk jenis kendaraan diprioriotaskan masukan golongan 1, namun untuk kendaraan bus besar tidak diperbolehkan. Untuk itu PBTR terus koordinasi dengan petugas tol brexit agar golongan bus dikeluarkan sampai brexit dan kendaraan kecil bisa sampai Semarang.

Fungsional nanti juga akan disediakan penerangan karena sudah masuk dalam pekerjaan fungsional, bagitupula rambu sudah ada untuk fasilitas yang lain juga disediakan. Untuk SPBU ada dua yang disediakan diantaranya di Kelang Depok Pemalang dan Candi areng tepatnya di res area Batang.

“Setelah arus mudik-balik selesai kita akan bongkar lagi beton 10 cm itu dan saya rasa itu tidak perlu untuk pembersihan pada jalan sepanjang 39 km. Adapun dari yang sudah dilaksanakan seperti dari ruas Penjagan-Pemalang, Pemalang-Batang dan Batang-Semarang,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, arus mudik lebaran 2017 mendatang Jalan Tol Pemalang-Batang dipastikan dapat difungsikan bagi pemudik dari arah Jakarta. Untuk itu guna memastikan kesiapan, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan melakukan pemantauan Megaproyek Tol yang ada di Kota Santri bersama instansi terkait dan rekanan proyek tol, Kamis (13/4).

Pemantauan dilakukan di wilayah Sragi dengan masuk langsung ke lokasi proyek yang kini masih dalam proses pengerasan tanah merah dan sebagian dilakukan pengecoran dengan ketebalan 10 cm lebar 7 m untuk bisa dilalui pemudik.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan yang didampingi perwakilan PBTR mengatakan untuk mengetahui kondisi Jalan Tol yang akan dilalui pemudik pihaknya menelusuri Tol melaui jalur alternatif bersama Dishub, PBTR, SMJ, Jasa Raharja. Dari pantauan  jalan kondisibaik.

“Tadi kita sudah menelusuri jalur alterntif satu untuk jalan kondisi bagus dan dipastikan ada perbaikan jalan oleh SMJ tercapai targetnya. Kemudian untuk mulai kita masuk dari Puwodadi, Sragi dan sampai  dibelakang kita sudah ada pengerasan jalan dan jalan sudah kuat  dipastikan daat fungsional,” terangnya.

Namun ada 5 jembatan sementara atau beli itu dipastikan juga dapat fungsional. Lima titik Jembatan ada diantara ada di Jajar Wayang,  Babalan Kidul, Ambokembang, Sembungjambu, dan Rengas. Kemudian dengan adanya makam karena belum selesai dengan lebar 60 meter, maka akan diambil 30 meter sebelah kanan dengan menyempit untuk bisa dilalui.

Untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan, tentunya Polres Pekalongan terus koordinasi bersama PU, Dishub, Jasa Raharja dan rekanan proyek tol. Baik itu masalah sosilaisi atau lainnya harus satu persepsi, seperti rekayasa, pengadaan rambu, selebaran, kemudian melalui media.

“Untuk rekayasa kita situasional kalau misalnya ada kepadatan dijalur pantura tentunya alternatif 1 kita pakai, namun kalau Jalan Tol ini sudah fungsional sampai dengan batang atau paling tidak sampai pintu keluar Bojong ini dapat digunakan itupun harus disyaring kendaraan kecil yang boleh melintas dijalan tol. Karena kita lihat sendiri beton yang tebalnya 10 centimeter maka ada batas kekuatanya.” (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY