Tingkat Kerjasama untuk Cegah Radikalisme

0
48
Rakor
RAKOR – Kantor Kesbang dan Politik Kendal gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Masalah Strategis dan Aktual yang tengah terjadi di Kabupaten Kendal.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Belakangan ini masyarakat tengah dibayangi oleh aksi terorisme yang berkembang berbagai versi karena kurang percayanya terhadap hukum. Hal itu merupakan ancaman besar dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga harus dilawan dan jangan dibiarkan berkembang di negeri ini.

Hal itu ditegaskan Sekda Kendal Bambang Dwiyono, mewakili Bupati Kendal Mirna Annisa, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Masalah Strategis dan Aktual dengan tema “Antisipasi Perkembangan Paham Radikal dan Terorisme di Kabupaten Kendal” di Pendopo Pemkab Kendal, yang digelar oleh Kantor Kesbangpol Kabupaten Kendal. Pada acara tersebut sebagai narasumber, Kapolres Kendal, Dandim 0715/Kendal, Kepala Kejaksaan Negeri Kendal, dan Ketua MUI Kabupaten Kendal.

“Kegiatan ini sebagai upaya dalam mencegah perkembangan paham radikal dan antisipasi terhadap aksi terorisme di Kabupaten Kendal,” kata Bambang.

Bambang meminta kepada semuanya tanpa terkecuali agar dapat meningkatkan kerjasama untuk sama-sama mencegah radikalisme dan aksi terorisme, melakukan sosialisasi ke generasi muda, toga, tomas tentang bahaya terorisme dan radikalisme serta giatkan pelaksanaan siskamling sehingga diharapkan ada kekuatan dan langkah konkrit untuk membentengi dari radikalisme ataupun terorisme.

“Agar guyub rukun jangan mudah terhasut oleh isu yang bersifat provokasi yang dapat memecah persatuan dan kesatuan,” ungkap dia, kemarin.

Dandim 0715/ Kendal Letkol Inf Piter Dwi Ardianto, dalam paparannya menyampaikan antara lain perlunya peran Apkowil dalam ikut mencegah paham radikal dan aksi teror dan aparat jangan dikotori politik dan jangan terlalu mudah percaya dengan bahasa-bahasa medsos. Karena sekarang banyak berita bohong (hoax).

Sementara Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansyah menyampaikan upaya untuk mencegah perkembangan radikal dan terorisme di Kendal dengan kerjasama dan sinergis antar stakeholder. Yang paling urgen yang tidak bisa abaikan adalah benteng yang paling efektif adalah orang tua.

Hal senada diungkapkan Kajari Kendal Yudi Hendarto. Ia menyampaikan bahwa pemerintah desa agar ikut menjaga stabilitas yang ada di wilayahnya, sehingga penanganan setiap permasalahan yang ada dapat dilakukan secara cepat. Kemudian, setiap ada permasalahan yang bersifat yuridis agar dapat langsung dikoordinasikan. Sementara Ketua MUI Kendal Kyai Asrori Thohir menuturkan supaya para aparat harus cerdas dalam menilai situasi yang sedang terjadi karena rasa aman adalah titik lemah yang akan di hancurkan oleh musuh.

Kepala Kantor Kesbang dan Politik Ferinando RAD Bonay mengatakan, perlunya kerjasama semua stakeholder untuk bersinergi bersama-sama dalam melakukan pembinaan serta meningkatkan  deteksi dini dengan mewaspadai kehadiran orang baru/ tamu yang ada diwilayahnya masing-masing. (nur)

Penulis: Nur Kholid MS & Redaktur: Widodo Lukito

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY