Kartinian, Senam Aerobik Berkebaya

0
87
Kartinian, Senam Aerobik Berkebaya
SENA, – Ibu-ibu dari Sanggar Senam Kirana Sport melakukan lomba senam aeorobik dengan memakai kebaya.
DOKUMEN

SALATIGA – Banyak cara dilakukan untuk memeriahkan peringatan Hari Kartini yang jatuh pada Jumat (21/4) ini. Seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu dari Sanggar Senam Kirana Sport ini.

Mereka melakukan lomba senam aeorobik tidak dengan seragam senam yang ketat dan sexy, melainkan dengan memakai kebaya. Tak ayal kegiatan yang dilakukan di sanggar senam Jalan Merak, No.40 Klaseman ini mengundang perhatian masyarakat sekitar.

Pesertanya mencapai puluhan orang, dan berasal dari berbagai sanggar senam di Salatiga. Bahkan ada nenek yang berumur 78 tahun yang ikut lomba. Mereka berdandan ala Kartini, dengan mengenakan sanggul dan kebaya dengan sepatu sport. Meski berkebaya, para peserta tetap bisa bergerak dengan energik.

Seorang instruktur senior SS Kirana Sport Susilawati Gurusinga menyatakan, digelarnya lomba aerobik berkabaya ini sebagai upaya membangkitkan jiwa Kartini dengan cara yang berbeda.

“Kami ingin, jiwa Kartini tetap ada meski cara penyampaian dan implementasinya berbeda. Yang pasti, dengan berkebaya ini sebuah cara kami mengingat Kartini di masa kini,” ujar Susi di sela-sela lomba, Kamis ( 20/4) kemarin.

Ditambahkan, dalam lomba aerobik berkebaya tersebut, panitia mengambil dua kategori yakni keluwesan dan pemula murni. Untuk keluwesan, dewan juri terdiri dari “lady boy” menilai dari body language, kostum serta make-up.

Ditempat yang sama, pengelola SS Kirana Sport Sri Rejeki menambahkan, kegiatan menyambut HUT Kartini dengan cara unik dan menarik tersebut juga melibatkan sejumlah lady boy alias waria yang berdandan lengkap kebaya modernnya.

“Peran lady boy selain menghibur juga menjadi dewan juri. Khususnya dalam hal keluwesan peserta,” kata Sri Rereki. Sebagai bentuk penghormatan, seluruh peserta aerobik berkebaya mendapatkan doorprice .

Salah seorang peserta lomba senam aerobik berkebaya, Mbah Warsini (78) mengaku sangat antusias mengikuti lomba ini meski usia tak lagi muda. Semata-mata, Warsini yang telah memiliki anak 12, cucu 16 serta buyut tujuh orang itu hanya ingin menjaga stamina dan tetap bugar di usia lanjut. Sekaligus ikut memperingati Hari Kartini, “Tadi saya dandan sendiri, sanggulnya sendiri juga,”katanya penuh semangat. (deb)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY