Featured Metro

Cita-citanya Ingin Menjadi Pengusaha Sukses

Dewi Maharani
DEWI – Dewi Maharani (kanan) bersama dengan temannya menjelang acara wisuda SMA 1 Sabtu pekan lalu.
A ASEP SYARIFUDDIN

Lebih Dekat dengan Bayu dan Dewi, Siswa dengan Nilai UN Tertinggi di SMA 1 (2/habis)

Di jurusan IPS, yang mendapatkan nilai tertinggi lagi tetap dari SMA 1, Dewi Maharani namanya. Bagaimana kiat-kiat Dewi dalam dalam belajar, sehingga dapat masuk ke Universitas Gajah Mada (UGM) jurusan ekonomi? Berikut penuturannya. A ASEP SYARIFUDDIN, Pekalongan

Dewi Maharani, dara kelahiran 3 Februari 1999 ini mendapatkan nilai UN jurusan IPS tertinggi. Matematika mendapatkan nilai 95, Bahasa Inggris 92, Bahasa Indonesia 84 dan Ekonomi 90. Jumlah total nilai UN 361.

Dewi mengaku belajar rutin setiap hari, maksimal kalau malam sampai jam 10. “Saya belajar dicicil, tidak sekaligus satu hari. Tiap hari belajar sampai jam 10 malam. Sehingga dapat memahami pelajaran sedikit demi sedikit,” katanya.

Bagi Dewi, pelajaran ekonomi adalah pelajaran yang paling disukai. Selain itu memang ada faktor guru. Guru ekonomi sejak masih SMP sudah sangat menyenangkan.

“Mungkin karena dari guru yang menyenangkan, sehingga pelajaran ekonomi menjadi saya sukai,” kata Dewi.

Peran orang tua pun sangat tinggi. Selain memberikan motivasi secara terus menerus, juga memberikan dukungan yang tidak pernah berhenti. Dan orang tua selalu tulus dalam memberikan semangat. Kalau Dewi sedang tidak bersemangat, orang tua hadir untuk memompa motivasi, sehingga Dewi semangat lagi.

Kerja keras Dewi tidak sia-sia, selain mendapatkan nilai UN tertinggi di jurusan IPS, Dewi juga mendapatkan reward diterima di Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta jurusan Ekonomi lewat jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).

“Alhamdulillah bisa diterima di UGM. Dari awal memang pengen banget masuk UGM, dan akhirnya bisa diterima,” katanya.

Cita-cita Dewi sangat keren, dia ingin menjadi pengusaha yang sukses seperti Dian Pelangi. Tidak hanya sebagai desainer, namun lebih ke entrepreneurnya.

“Senang sekali kalau memiliki perusahaan sendiri dan jenis usaha yang digeluti adalah yang disukai. Semoga cita-cita tersebut bisa tercapai atas dukungan para guru, orang tua dan juga izin Allah Swt,” katanya.

Terakhir, untuk para guru di SMA 1, Dewi mengucapkan terimakasih atas bimbingannya selama ini. Tanpa peran dan bimbingan guru Dewi tidak mungkin bisa seperti sekarang ini.

“Terimakasih bapak dan ibu guru, jasamu tiada tara menghantarkan saya seperti sekarang ini,” katanya.

Sementara untuk kedua orang tua, Dewi juga mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya. Kedua orang tua Dewi sudah mendukung dan memberikan motivasi yang tiada henti-hentinya. “Kedua¬† orang tuaku laksana matahari yang selalu menyinari bumi, tiada pernah berhenti menyinari dan sangat tulus tiada pernah meminta balasan apapun. I Love ibu, I love you bapak,” kata Dewi.

Sementara itu Kepala SMA 1 Kota Pekalongan Sulikin MPd dalam sambutan wisuda kelas XII merasa bangga kepada siswa-siswanya yang sudah lulus dan selesai belajar di SMA 1. “Kami guru-guru sangat bangga kepala kalian semua. Sampai tahun ini SMA 1 masih menjadi sekolah dengan nilai tertinggi dalam UN. Semoga semakin hari semakin meningkat dan semoga para alumni senantiasa mengingat almamaternya,” tutur Sulikin. (habis)

Penulis: Ade Asep Syarifuddin & Redaktur: Abdurrahman

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *