Gerebek Penimbun Bawang Putih

0
64

BEKASI – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Wakapolri Komjen Syafruddin R subuh tadi melakukan penggrebekan terhadap penimbun bawang putih, cabai merah kering dan bawang bombay. Adapun tempat penimbunan berada di kawasan Merunda, Cilincing, Bekasi.

“Ini hasil kerja Satgas Pangan,” ujar Wakapolri kepada media sembari menunjukkan banyaknya penimbunan bawang putih di gudang milik PT Tunas Perkasa Indonesia (TPI).

Wakapolri mengatakan, Satgas Pangan dibentuk untuk memerangi kartel pangan untuk beras, cabai, bawang, dan pangan lainnnya, yang mengakibatkan harga pangan tidak terkendali.

“Tadi bawang yang ditemukan ada sebanyak 182 ton dan ini bisa mempengaruhi harga bawang jelang bulan Ramadhan ini,” tegas Syafruddin.

Karena itu dia mengimbau agar para kartel bisa menghentikan kegiatannya yang merugikan masyarakat. “Kalau tidak dihentikan, maka akan berhadapan dengan hukum,” tegas Syafruddin.

Sementara di tempat sama, Amran mengingatkan agar jangan ada yang main-main terkait pangan, apalagi penimbunan seperti di Marunda.”Yang main-main, izin importirnya akan dicabut,” tegas Amran.

Amran mengatakan akan terus berupaya memantau seluruh importir yang berjumlah 42. “Dulu katanya dua bulan sebèlum Ramadan harga bergejolak, tetapi tahun ini gejolak itu tidak ada kecuali bawàng putih,” tutur Amran

Dari penggrebekan tersebut terbukti langsung berpengaruh, di mana harga bawang langsung turun. Di mana harga bawang yang sebelumnya berada di kisaran Rp40 ribu, sekarang turun menjadi Rp25 ribu.(jpnn)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY