Syukuran Pelantikan Hindari Hura-hura, Wihaji-Suyono Akan Dijemput Ribuan Warga

0
166
Photo Sesion Wihaji Suyono
PHOTOSESION – Tampak Bupati dan Wakil Bupati Batang, Wihaji – Suyono sedang menjalani sesi pemotretan.
M Dhia Thufail

BATANG – Prosesi syukuran atas dilantiknya Bupati dan Wakil Batang terpilih, Wihaji-Suyono, Senin pekan depan akan dilangsungkan secara sederhana tetapi kental dengan nuansa spiritual. Pemkab Batang karenanya menghimbau elemen masyarakat maupun PNS untuk menghindari ekspresi euforia dan hura-hura.

“Kegiatan ini adalah ungkapan syukur atas terlantiknya Bupati dan Wakil Bupati Batang terpilih, sehingga tidak boleh ada aksi hura-hura atau euforia yang berlebihan. Sebaliknya, acara syukuran itu akan dilangsungkan dengan penuh kesederhanaan tetapi tetap khidmat,” ungkap Sekda Batang, Drs H Nasikhin MH, Kamis (18/5) sore.

Sesuai agenda, Wihaji dan Suyono akan dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah pada pukul 10.00 WIB Senin pekan depan di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang. Prosesi pelantikan diperkirakan selesai pukul 12.00 WIB dan dilanjut ishoma. Selanjutnya Bupati dan Wakil Bupati terlantik akan meluncur pulang sampai ke batas kota timur di Gringsing dan langsung pindah menaiki kendaraan bak terbuka guna diarak ribuan elemen masyarakat.

Konvoi akan bergerak melewati rute pantura sampai Desa Timbang belok kiri menuju Limpung, Reban, Blado, Bandar, Wonotunggal, sampai ke komplek perkantoran pemda. “Sesuai taksiran panitia, diperkirakan ada 4.000 an warga yang ikut mengiring Pak Wihaji dan Pak Suyono.  Mereka mencakup banyak elemen, seperti Sang Pamomong, Banser, Kokam, LDII, para relawan, maupun PNS. Panitia juga menyiapkan 5.000 dus makanan,” terang Nasikhin.

Bupati-Wabup beserta rombongan diharapkan sudah sampai di pendopo kabupaten pada pukul 17.00 WIB dan akan disambut dengan pembacaan surat An Nashr. Disusul, pembawa acara mengajak semua yang hadir untuk melantunkan kalimat Al Baqiyat As Shalikhat (kalimat yang kekal dan shalih –red), seperti tasbih, tahmid, takbir, dan istighfar.

“Tidak ada sambutan musik dan tarian, tetapi cukup dengan rebana dan shalawat. Jadi, meski acara sederhana dan singkat, namun kental dengan dimensi spiritual. itu sebabnya, kita hindari perayaan yang berlebihan,” ujarnya.

Acara dilanjut dengan doa lalu sambutan dari Bupati dan diakhiri dengan makan bersama. Sesuai schedule yang disusun panitia, acara diharapkan sudah selesai sebelum maghrib. “Agar perjalanan konvoi lancar, mohon kepada masyarakat untuk ikut membantu akses rombongan dan tidak perlu mengajak Pak Wihaji dan Pak Suyono sampai turun. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Polres dan Kodim untuk membantu ketertiban lalu lintas,” pungkas Nasikhin.

Sementara, terkait kabar keduanya akan di arak oleh ribuan masyarakat, Wihaji membenarkan hal tersebut. Bahwa nanti setelah dirinya dan Suyono dilantik secara resmi oleh Gubernur, saat kembali ke Batang akan langsung di jemput oleh rombongan relawan, dan masyarakat Batang pada umumnya di perbatasan Gringsing.

“Nanti ada ribuan peserta dari sang Pamomong, relawan dan masyarakat umum. Kami sudah koordinasi, dan semoga tidak menggangu aktivitas warga masyarakat di pantura selama berjalannya konvoi,” terang Wihaji, saat ditemui disela-sela sesi foto untuk keperluan pelantikan di kediaman sementara Wihaji di jalan A Yani Kauman Batang, Rabu (17/5).

Setidaknya, lanjut Wihaji, ada ribuan kendaraan roda dua dan roda empat yangakan ikut serta dalam konvoi arak-arakan. Setelah dijemput di perbatasan Batang Kendal, yakni di Gringsing, rombongan konvoi akan dimasukkan melalui jalur Limpung lewat Banyuputih, lanjut ke Reban Sojomerto, Blado, Bandar, Wonotunggal dan akan finish di Pendopo Bupati. (sef/ap6)

Penulis: Akhmad Saefudin dan M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY