Jateng

Ratusan Botol Miras Disita Polres Temanggung

Ratusan Botol Miras Disita
BARANG BUKTI. Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo menunjukan barang bukti ratusan botol minuman beralkohol saat gelar perkara Kamis kemarin.

TEMANGGUNG – Sebanyak 216 botol minuman beralkohol dari berbagai jenis dan merek diamankan oleh petugas satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Temanggung, saat operasi penyakit masyarakat Rabu (17/5) malam kemarin.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo mengatakan, menjelang bulan Ramadan operasi pekat (penyakit masyarakat) akan semakin digiatkan, tujuannya agar umat muslim bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusuk.

“Ratusan botol miras ini sebagai salah satu bukti upaya Polres Temanggung dalam memberantas penyakit masyarakat,” katanya saat gelar perkara Kamis (18/5).

Ia menyebutkan, kurang lebih 216 botol minuman beralkohol ini disita dari tiga penjual di wilayah hukum Polres Temanggung, ketiga penjual tersebut yakni Munarti (45) warga Dusun Klombean RT 01 RW 04 Desa Muntung Kecamatan Candiroto.

“Dari tangan Munarti diamankan 9 botol minuman beralkohol, 8 botol cap tiga orang dan stu botol Mansion House,” terangnya.

Dua pedagang lainnya lanjut Kapolres, yakni Agus Widiyanto (48) warga Lingkungan Bebengan RT 05 RW 04 Kelurahan Kertosari Kecamatan Temanggung, dan Tri Handoyo (36) warga Jampirejo Tengah RT 04 RW 02 Kelurahan Jampirejo Kecamatan Temanggung.

“Dari Agus Widiyanto diamankan 34 botol minuman beralkohol dari berbagai merek seperti, 10 botol captiga orang, 5 botol bir bintang, 5 botol javan anggur merah, 2 botol anggur merah, 3 botol anggur kolesom, 2 botol mansion house dan 7 botol mansion house whisky, dan dari Tri Handoyo diamankan 173 botol minuman beralkohol tradisionalata ciu,” terangnya.

Ia mengatakan, sebelumnya petugas sudah sering mendapatkan informasi dan laporan terkait dengan adanya jual beli minuman beralkohol di tiga tempat tersebut, kemudian dari laporan tersebut petugas melakukan pengintaian.

“Warga sudah merasa sangat resah dengan aktivitas di ketiga tempat tersebut, petugas kemudian melakukan pemeriksaan dilokasi dan benar ditemukan barang bukti minuman keras. Bahkan, untuk mengelabuhi petugas ciu dimasukkan dalam botol air mineral. Saat ini barang bukti diamanakn ke Mapolres guna penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Kapolres menambahkan, ketiga penjual tersebut saat ini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka, para tersangka ini dijerat dengan Pasal 10 Jo pasal 5 Peraturan daerah (Perda) Kabupaten Temanggung nomor 5 tahun 2015.

“Kasus ini masih dalam proses penyidikan, petugas juga akan mengembangkan kasus ini sebab tidak menutup kemungkinan masih ada penjual lainnya,” katanya.(Set).

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Honda_Fais Juli 2017

REV Suzuki Yulina Agustus 2017